Awal Ramadhan Sebaiknya Tunggu Pemerintah




Sabtu, 15 Juni 2013 06:21:50 WIB




images

JAKARTA (Pos Kota) – Umat Islam sebaiknya menunggu keputusan pemerintah yang akan menggelar Sidang Istbat dalam penetapan awal Ramadhan tahun ini, 1434 H/2013 M.


Saran itu disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Asshidiqiyah KH Noer Muhammad Iskandar SQ, dan Ketua MUI Amidhan, di Jakarta, Jumat.


Seperti diketahui, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan Selasa, 9 Juli 2013. Keputusan Muhammadiyah hasil Musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.


Pemerintah sendiri melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Istbat 8 Juli 2013 untuk menetapkan awal Ramadhan.


Noer Iskandar mengatakan dalam penetapan awal Ramadhan pemerintah tidak sendirian, karena akan melibatkan banya. perawi-perawi. “Jadi keputusannya lebih kuat karena itu masyarakat agar menunggu keputusan pemerintah saja dalam penetapan awal Ramadhan,” papar Kiayi Noer.


Ia mengatakan Islam memiliki kekayaan, khazanah dan adanya perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan itu, juga merupakan khazanah Islam. Namun yang paling penting dalam perbedaan tidak ada sikap merasa paling benar, baik yang menerapkan metode hisab maupun metode rukyat dalam penetapan awal Ramadhan.


“Metode hisab dan rukayat semua memiliki dalilnya masing-masing karenanya tidak perlu dipersoalkan kalau ada perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan. Lain halnya kalau perbedaan sudah menyangkut aqidah maka itu tidak dapat ditolerir,” papar Kiayi Noer.


Sedangkan Amidhan mengatakan kalau tahun ada perbedaan maka agar membesar-besarkan perbedaan, dan kita harus saling menghormati setiap keputusan dalam penetapan awal Ramadhan.


“Kita juga tidak tahu apakah perbedaan atau tidak tahun ini dalam penetapan awal Ramadhan, karenanya itu tunggu keputusan Sidang Istbat,” tutur Amidhan. (Johara)