Indonesia Kalah 0-1 Dari Singapura




Minggu, 14 Juli 2013 11:35:37 WIB




timnas garuda1

SINGAPURA (Pos Kota) – Lewat gol tunggal Shafiq Gani dari titik putih, Singapura berhasil mengalahkan Timnas Indonesia u-23 pada laga ujicoba yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Sabtu (13/7) malam WIB kemarin. Pelatih Tim Garuda Muda, Rahmad Darmawan menyesalkan performa lini depan Indonesia yang dianggapnya tidak efektif dalam penyelesaian akhir, sehingga sejumlah peluang Garuda Muda kerap menemui kebuntuan.


“Kami sering membuat pelanggaran tidak perlu di babak pertama. Kami tidak mampu memaksimalkan peluang yang kami peroleh. Pertahanan Singapura sangat kuat dan penyelesaian akhir kami tak efektif,” aku pelatih yang kerap disapa RD tersebut kepada wartawan usai pertandingan seperti dikutip Goal Singapura.


Bermain di depan publik sendiri, Singapura langsung mengambil inisiatif melancarkan serangan. Akibat lini pertahanan Indonesia dibuat keroptan sehingga Syahrizal harus membuat blunder pada menit kesembilan. Saat menguasai bola di kotak penalti tanpa tekanan dari lawan, Syahrizal memberikan umpan pendek kepada Seftia Hadi, yang justru sedang bergerak maju untuk membantu serangan. Bola liar akhirnya diserobot pemain Singapura.


Syahrizal terpaksa menjatuhkan pemain tersebut, yang tinggal berhadapan dengan kiper Andrytani sehingga menghasilkan hadiah penalti untuk Singapura. Shafiq Gani yang ditunjuk sebagai eksekutor, kemudian melaksanakan tugasnya dengan sempurna sehingga merubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah yang bertahan hingg turun minum. Di babak kedua, usaha Garuda Muda untuk mengejar ketinggalan kerap menemui kebuntuan dan membuat skor 1-0 bertahan hingga laga usai.


Dengan hasil ini, Indonesia sendiri masih akan melakukan perubahan dan RD mengaku masih memiliki waktu untuk memantau pemain yang akan dimasukkan ke dalam skuad timnas U-23 jelang SEA Games di Myanmar akhir tahun ini. “Saya punya 65 pemain yang akan dipilih untuk masuk ke skuat SEA Games nanti,” lanjut pelatih yang juga mengarsiteki kLub Arema Indonesia.


Perlu diketahui, dalam laga itu, Singapura menurunkan pemain yang mayoritas berasal dari satu klub, LionsXII. Ini adalah klub asal Singapura yang bermain di Liga Super Malaysia. Dari 24 nama yang dibawa, hanya Afiq Yunos dan Delwinder Singh yang bukan berasal dari LionsXII. Karena itupula, Singapura U-23 lebih unggul dari segi kekompakan. Sedangkan RD hanya menurunkan Bayu Gatra sebagai penyerang tengah, didukung trio gelandang serang Sunarto, Ferinando Pahabol dan Andik Vermansyah.


(junius/sir)



Prancis Jawara Piala Dunia U-20, Ghana Ketiga




Minggu, 14 Juli 2013 11:30:18 WIB




France's team celebrates victory against Uruguay in the final match of the FIFA Under-20 tournament in Istanbul

ISTANBUL (Pos Kota) – Timnas Prancis Muda berhasil menjadi jawara Piala Dunia U-20 untuk pertama kalinnya setelah mengalahkan Uruguay 4-1 dalam drama adu penalti usai bermain imbang tanpa gol selama 120 menit pertandingan di Türk Telekom Arena, Minggu (14/7) dinihari WIB tadi. Sementara itu, Ghana Muda menjadi juara ketiga pasca menang 3-0 atas Irak pada hari yang sama di Stadion Hüseyin Avni Aker.


Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, Prancis Muda yang tampil menyerang sejak awal laga mampu mendominasi permainan. Sayang, sejumlah usaha yang dilakukan Paul Pogba dan kawan-kawan selalu menemui kebuntuan lantaran ketatnya barisan lini pertahanan Uruguay. Wakil dari Amerika Selatan itu bahkan kerap kali menebar ancaman lewat serangan balik yang mereka peragakan. Namun kesigapan Alphonse Areola di bawah mistar gawang Prancis, sejumlah peluang Uruguay berhasil digagalkan.


Selanjutnya, dominasi permainan terus dikuasai Prancis, meski skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga turun minum. Situasi tersebut terus bertahan hingga akhirnya Uruguay mulai bangkit untuk mengambil alih jalannya pertandingan sejak menit ke-70. Aksi Nicolas Lopez dan kawan-kawan bahkan kerap membuat lini belakang Prancis kerepotan, meski lagi-lagi gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang, Skor imbang tanpa gol pun kembali bertahan hingga 90 menit pertandingan.


Hasil itu membuat kedua tim terpaksa harus memainkan babak tambahan 2×15 menit. Di babak ini, Uruguay kembali melanjutkan dominasi mereka dan mencatat dua peluang emas lewat Gino Acevedo dan Giorgian de Arrascaeta. Sayang, kedua peluang itu berhasil digagalkan berkat kesigapan para pemain belakang dan Areola di bawah mistar gawang Prancis. Akibatnya, skor Simbang tanpa gol kembali tidak berubah sehingga memaksa kedua tim harus menentukan kemenangan lewat adu penalti.


Dari keempat algojo yang dipersiapkan kedua tim, tiga pemain Uruguay gagal menjebol gawang Areola. Sementara satu-satunya pemain yang berhasil menaklukkan Areola, adalah Lucas Olaza. Sedangkan keempat algojo Prancis, yakni Pogba, Jordan Veretout, Axel N’Gando, dan Dimitri Foulquier, mampu menjebol gawang Uruguay, kawalan De Amores. Prancis pun menang dengan skor 4-1, sekaligus menabiskan mereka sebagai jawara untuk pertamakalinya sejak digelar tahun 2005 silam.


Pada laga sebelumnya, Ghana yang merupakan jawara Piala Dunia U-20 tahun 2009 lalu, berhasil menjadi juara ketiga tahun ini setelah menang 3-1 atas Irak. Tiga gol penentu kemenangan Ghana dicetak Joseph Attamah (35′), Ebenezer Assifuah-Inkoom (45′), dan Frank Acheampong (78′). Hasil itu sekaligus menjadi kekalahan perdana Irak dalam waktu normal selama berlaga di Piala Dunia U-20 di Turki tahun ini.


(junius/sir)



Dua WNA Ditembak di Apartemen Diduga Buronan Interpol




Minggu, 14 Juli 2013 11:30:08 WIB




interbak147

JAKARTA (Pos Kota) – Pria yang ditembak di Apartemen Mediterania diduga kuat buronan interpol. Namun demikian kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penembakan yang menimpa dua pria warga asing di lantai 15, Tanjung Duren, Jakbar, Sabtu (12/7) malam. Sampai saat ini petugas masih melacak siapa pelaku penembakan tersebut.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan kedua korban penembakan diketahui atas nama Muhammad, warga Negara Sieraleon yang menderita luka tembak di lengan kanan serta Adelusi Oludare, warga Negara Nigeria yang mengalami luka tembak di lengan dan kaki. “Terkait siapa pelaku penembakan masih kita selidiki,” katanya.


Tidak tertutup kemungkinan keduanya terlibat kasus narkoba. (Yahya)



Rooney Tidak Dijual!




Minggu, 14 Juli 2013 11:16:10 WIB




notsale147

MANCHESTER (Pos Kota) – Untuk kesekian kali, manager Manchester United, David Moyes kembali menegaskan Wayne Rooney tidak dijual.


“Saya peringatkan pada semua pihak yang meminati Rooney, khususnya pada Mourinho (Jose Mourinho, manager Chelsea –red) agar jangan lagi mendekati Rooney atau bikin rumors,” tegas Moyes.


Sebelumnya Rooney memang sempat digosipkan akan bergabung dengan Chelsea. Spekulasi akan hengkangnya Rooney kembali memanas setelah Rooney dipulangkan MU dari tur pra musim mereka. Namun, kubu MU telah mengumumkan pemulangan Rooney terkait dengan cedera yang dialami bomber andalan timnas Inggris ini.


Mourinho mengatakan pada pers bahwa dia sangat menyukai Rooney. Itu membikin Moyes gerah.

“Orang-orang berhak berkomentar mengenai pemain yang bagus. Saya diajukan beberapa pertanyaan mengenai Wayne. Jose juga ditanya mengenai pemain tersebut,” ungkap Moyes yang merasa telah memberikan pernyataan yang jelas mengenai Rooney.


SUDAH DI BANGKOK

Rooney sebenarnya sudah sampai di Bangkok bersama anggota skuad MU lainnya dan ikut dalam sesi latihan. Akan tetapi, saat latihan berlangsung, pemain berusia 27 tahun ini justru mengalami cedera di bagian hamstring. Rooney pun akhirnya dipulangkan ke Inggris.


“Dia tidak berlatih kemarin dan kami melihat ada sedikit masalah di hamstringnya. Kami tak ingin mengambil risiko. Tak ada gunanya membawa dia keliling dunia,” tegas Moyes. (ali/si)


Teks : Moyes menegaska bahwa MU tidak akan menjual Rooney (reuters)



Dilatih Mourinho, Tidak Jaminan Chelsea Raih Sukses




Minggu, 14 Juli 2013 11:10:20 WIB




moucewek147

LONDON (Pos Kota) – Chelsea di dua musim terakhir kurang bersinar di pentas Liga Primer Inggris, tak ada jaminan sukses bersama pelatih barunya Jose Mourinho. Dibutuhkan kerja keras untuk bisa bersaing dengan rivalitas mereka dalam perburuan trofi Liga Inggris musim nanti.


Kiper Chelsea, Petr Cech, kemarin, mengingatkan, kehadiran kembali Jose Mourinho bukan berarti trofi Liga Inggris bisa menjadi milik The Blues. Semua tim, khususnya klub-klub yang menjadi rivalitas The Blues juga berbenah agar memiliki daya saing tinggi musim depan.


Sebut saja duo Manchester, City dan United sama-sama berbenah. Bahkan,kedua klub itu memiliki pelatih baru dan membeli sejumlah amunisi baru untuk melengkapi kekuatan yang mereka miliki. Kehadiran pelatih baru mereka tentu akan memberi dampak positif bagi para pemainnya dalam menatap kompetisi mendatang.


“Beberapa tim Liga Primer punya skuad hebat, mereka mempertahankan pemain kunci dan meningkatkan kekuatan dengan membeli beberapa pemain baru,” kata Cech. “Walau memiliki manajer baru, mereka tetap mempertahankan skuad lama dengan membeli beberapa pemain baru untuk memperkuat tim,” tambah Cech.


Karena itu, Cech yang telah dipastikan Jose Mourinho sebagai pilihan utama berdiri di bawah mistar gawang Chelsea, yakin kalau persaingan musim depan semakin berat. “Rival kami memiliki manajer baru dengan semangat baru, jadi persaingan akan terasa lebih ketat,” kata dia.


SPIRIT BARU

Paling kehadiran Mourinho memberi spirit baru bagi Chelsea. Sebab, dia pernah mempersembahkan gelar Liga Inggris kepada Chelsea saat dia menukangi klub itu pada musim 2004/2005 dan musim 2006/2007. Klub milik miliarder asal Rusia, Roman Abramovic itu juga menjuarai Liga Inggris pada musim 2009/10.


The Special One, julukan Mourinho, kembali ke Stamford Bridge setelah gagal di Real Madrid pada musim lalu. Dia meninggalkan Madrid tanpa menorehkan satu gelar pun. Kembalinya Mou bersama Chelsea diyakini memberi perubahan bagi The Blues. (ian/si)


Teks : Poster Mourinho dibawa oleh cewek fans berat Chelsea



Pria Tewas Kesetrum di Depan Ruko Ternyata Warga Pandeglang




Minggu, 14 Juli 2013 10:57:53 WIB




yatruko137

SERANG (Pos Kota) – Mayat ditemukan tewas di depan rumah toko (ruko) Bima Motor di Jln Abdul Hadi, Lingk. Kebon Jahe, Kota Serang,Sabtu malam diketahui bernama Darajat, 29, warga Kp. Tataman Ds. Kaungcang, Kel/Kec. Cadasari. Kab. Pandeglang. Meski harus menunggu hasil autopsi, polisi menduga kematian korban diduga akibat terkena sengatan listrik.


Diperoleh keterangan, korban ditemukan tewas Sabtu (13/7) sekitar pukul 22:00 WIB. Sebelumnya, sejumlah supir dan pedagang melihat korban turun dari kendaraan angkutan umum jurusan Terminal Pakupatan- Kepandaian. Pada saat itu korban turun dari angkot tepat di tiang listrik. Ketika itu di sekitar kejadian sedang diguyur hujan lebat.


Diduga akibat hujan deras terjadi korsleting hingga menyebabkan tiang besi itu teraliri listrik. Tak lama setelah turun dari angkot, korban langsung terkulai jatuh. Melihat kejadian itu, warga langsung mengejar dan berusaha menolong dengan memindahkan tubuh korban ke depan Ruko Bima Motor.


Wargapun kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi. Mendapat laporan dari warga, petugas reskrim Polres dan Polsek Serang langsung mendatangi lokasi kejadian. Mayat korban kemudian dilarikan ke RSUD Serang untuk keperluan penyidikan.


Kepala Bagian Operasional Polres Serang, Kompol Asep Mauludin membenarkan peristiwa temu mayat tersebut. Menurut Kapolsek, kematian korban masih dalam penyelidikan namun diduga akibat terkena sengatanistrik. “Pada saat kejadian, suasana Kota Serang tengah diguyur hujan lebat. Kemungkinan ada aliran listrik pada tiang tempat korban ditemukan tewas,” ungkap Kompol Asep dihubungi poskotanews.com, Minggu (14/7). (haryono)



Pedagang Petasan di Bandung Tidak Takut Dirazia




Minggu, 14 Juli 2013 10:47:25 WIB




sanbandung147

BANDUNG (Pos Kota)- Meski polisi terus melakukan razia namun pedagang petasan, di kota Bandung tetap bermunculan. Mereka malah berjualan terang-terangan baik di pinggir jalan maupun di pasar. Mereka mengaku tidak takut kena razia, pasalnya, petasan merupakan bisnis yang sedang trend di Ramadhan.


“ Mengapa harus takut. Kena razia kasihkan saja, biar nanti ngemodal lagi,“ kata Juariyah,45, pedagang yang mangkal di depan Pasar Kiaracondong Bandung.


Dia mengakui, pedagang petasan setiap memasuki Ramadhan senantiasa menjadi incaran aparat keamanan. Terkadang baru menjajakan barang jualan, polisi sudah merazianya. “ Resikonya besar, tapi mau bagaimana lagi, bisnis petasan di Ramadhan sungguh menjanjikan,“ ujarnya.


Berdasar pemantauan, penjualan petasan di kota Bandung pedagang bukan saja menjajakannya di pasar atau di pinggir jalan, melainkan daerah sepi pun mereka jualan. “Mengapa meski takut, kami menjual petasan bukan mencuri petasan. Untuk berbisnis petasan mengeluarkan modal hingga Rp 5 juta,“ tandas seorang pedagang Warman,47, di Pasar Kordon Bandung. (Dono)


Teks : Pedagang petasan dan kembang api menjajakan dagangannya di pinggir jalan



Satpol PP Tangerang Jaring 15 Pasangan di Hotel




Minggu, 14 Juli 2013 10:36:57 WIB




sumtel147

TANGERANG (Pos Kota) – Sebanyak 15 pasangan mesum terjaring razia petugas Satpol PP Kota Tangerang di beberapa hotel kelas melati. Minggu (14/7) dinihari. Diantara belasan pasangan yang diamankan itu, petugas mendapatkan seorang gadis di bawah umur berada di dalam kamar hotel bersama kekasihnya.


Cewek berusia 16 tahun itu hanya bisa menangis ketika petugas membawanya ke kantor Satpol PP Kota Tangerang. Gadis belia yang diketahui berstatus pelajar di sebuah SMU di Tangerang itu digelandang petugas bersama Arya,17, kekasihnya. Keduanya hanya terdiam membisu ketika petugas gabungan Satpol PP dan Polres Metro Tangerang memeriksa kamar hotel yang disewa keduanya.


Gadis berkulit putih itu kian menangis kencang ketika petugas berencana memanggil orangtuanya. Pemanggilan sengaja dilakukan agar pihak orangtua yang memberikan pembinaan sehingga kejadian serupa tak terulang kembali.


“Pak mohon jangan panggil orangtua saya. Saya takut dimarahi Pak,” katanya melas kepada petugas.


Belasan pasangan mesum lainnya terjaring petugas berada di dalam kamar hotel kelas melati, seperti Hotel Flamboyan, Hotel Mandala dan Hotel Mawar. Mereka yang terjaring merupakan bukan pasangan suami istri yang berada di dalam satu kamar.


Kepala Satpol PP Kota Tangerang, R. Irman Pujahendra mengatakan razia yang digelar pihaknya ini akan rutin dilakukan selama bulan suci ramadhan. Setelah didata dan diberi pengarahan, belasan pasangan mesum itu dipulangkan ke rumahnya masing-masing.


“Setelah berjanji tidak akan mengulanginya kembali, mereka kami pulangkan. Untuk pasangan dibawah umur, kami akan panggil orangtua mereka. Biar orangtua mereka yang melalukan pembinaan,” ungkap Irman. (Imam)


Teks : Belasan orang yang terjaring Satpol PP Tangerang



Janjikan Untung Besar, Investor Wajib Diwaspadai




Minggu, 14 Juli 2013 10:29:52 WIB




mosboong147

JAKARTA (Pos Kota) – Demam investasi melanda masyarakat dalam beberapa tahun belakangan ini. Mereka memilih menanamkan uangnya dalam bentuk usaha yang dikelola investor dibanding menunggu bunga bank melalui bentuk tabungan, giro atau deposito .


“Pertimbangannya, menginvestasikan uang untuk usaha, akan memberikan keuntungan yang lebih besar dibanding bunga bank,” papar Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumaningtuti di sela executif forum bertema bersatu mencegah dan memberantas investasi bodong hasil kerjasama OJK dengan Media Indonesia, kemarin.


Literasi uang di luar tabungan, giro dan deposito dalam bentuk investasi dikatakan Kusumaningtuti sebetulnya sangat baik. Karena perputaran uang dan iklim usaha di tengah masyarakat menjadi lebih bergairah. Hanya saja, acapkali pemilihan investasi ini tidak tepat.


Orang cenderung memilih investasi yang menjanjikan nilai keuntungan sangat besar dalam waktu yang singkat. Pilihan ini menjadikan orang gelap mata dan tidak lagi berhati-hati.


Menurut Kusumaningtuti, investor model begini biasanya sangat proaktif untuk mendatangi calon-calon nasabahnya. Mereka tak enggan untuk beriklan besar-besaran di media massa, melakukan penawaran secara multi level marketing, menawarkan door to door bahkan menampilkan tokoh masyarakat , orang alim untuk menjadi ikon produknya.


Investor akan diketahui bodong jika investasi tersebut bermasalah di kemudian hari. Sebagai contoh kata Kusumaningtuti adalah kasus Koperasi Langit Biru yang dipimpin seorang ustadz dan memiliki nasabah lebih dari 150 ribu orang.


2028 PENGADUAN


Kasus investasi bodong sesungguhnya tidak hanya terjadi pada nasabah Koperasi Langit Biru. Dalam lima bulan terakhir ini, OJK sendiri sudah menerima 2028 pengaduan investasi bodong, di mana hanya 100 pengaduan yang berhasil dimediasi.


Kusumaningtuti mengatakan sesungguhnya hal yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa tak ada satu pun jenis usaha yang tanpa risiko. Karenanya, adalah salah jika orang memilih berinvestasi pada usaha yang dikelola orang lain baik dalam bentuk PT atau koperasi tanpa mau menerima risikonya.


Untuk menertibkan praktik investor bodong, OJK dikatakan Ketua OJK Mulyaman Hadad, sudah membentuk Satgas Investasi. Satgas ini memiliki banyak tugas antara lain memberikan public awarnes kepada masyarakat terkait investasi bodong.


“Satgas juga akan menerima pengaduan masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi lain seperti Polri dan PPATK melakukan penelusuran terhadap pengaduan masyarakat,” papar Mulyaman.


Meski ada Satgas Investasi, Mulyaman berharap masyarakat lebih berhati-hati saat memutuskan berinvestasi. Cek segala perizinannya, personilnya, bentuk usaha dan lokasi usahanya. “Jangan karena iming-iming keuntungan besar, masyarakat jadi gelap mata ,” pungkasnya. (inung/si)



Harga Daging Selangit, Mentan Salahkan Spekulan




Minggu, 14 Juli 2013 10:18:57 WIB




cabenya147

JAKARTA (Pos Kota)-Menteri Pertanian Suswono menilai, masih tingginya harga daging di pasaran saat ini antara lain akibat adanya pengusaha dan spekulan yang aji mumpung untuk mengambil untung sebesar-besarnya.


“Produk seperti daging sapi dan ayam sebenarnya stoknya banyak. Namun pengusaha sepertinya memanfaatkan momentum kenaikan BBM untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya,” katanya,kemarin.


Menurut dia, stok daging ayam dan daging sapi sebenarnya tersedia, hanya saja harganya di tingkat peternaknya tinggi. Harga daging sapi di tingkat peternak saat ini mencapai Rp 36 ribu sampai Rp38 ribu per kilogram (kg) hidup. Ini terlalu tinggi seharusnya dengan harga Rp30 ribu sampai Rp32 ribu per kg saja peternak sudah untung.


Jika aksi ambil untung sebesar-besarnya ini terus dilakukan, maka untuk melindungi kepentingan konsumen, pemerintah terpaksa melakukan impor. Pemerintah perlu menjaga stabilitas harga, selain untuk melindungi konsumen juga untuk menekan angka inflasi agar tidak terlalu tinggi.


“Janganlah sebagai pengusaha terlalu aji mumpung. Ambil untung boleh saja tapi jangan keterlaluan.”

Dia meminta para pengusaha mau menjaga etika bisnis. Mereka diharapkan dalam mengambil keuntungan sewajarnya saja. Kepentingan konsumen juga perlu dipikirkan.


Sedangkan untuk harga komoditas lainnya seperti cabai dan bawang harganya juga cenderung mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan waktu panen yang mundur hingga Agustus 2013 sehingga pasokannya berkurang.

Untuk menutupi kekurangan pasokan tersebut pemerintah mengatasinya dengan melakukan impor. Sambilmenunggu panen tiba pemerintah akan mengimpor cabai dan bawang masing-masing sebanyak 9.700 ton cabai dan 12.800 ton bawang.

“Nanti kalau panen sudah tiba impor akan dihentikan guna melindung petani lokal,” kata Suswono. (faisal)


Teks : Menteri Pertanian Suswo (tengah) saat panen cabai



Puing-puing Bekas Rusuh di LP Tanjung Gusta Dibersihkan




Minggu, 14 Juli 2013 10:09:11 WIB




Sisapuing147

MEDAN (Pos Kota) -Petugas Lapas Tanjunggusta Medan dibantu TNI memfokuskan untuk membersihkan puing bangunan kantor pasca kerusuhan.


“Kami fokus pada perbaikan, karena banyaknya kerusakan. Jadi jam kunjungan untuk sementara ditiadakan,” kata Kepala LP Tanjung Gusta, Muji Raharjo.


Dijelaskan Muji, sampai sejauh ini pihaknya belum memutuskan kapan jam berkunjung kembali dibuka. Sebab, mereka belum bisa memastikan kapan proses pembersihan puing sisa kebakaran selesai dilakukan.


Di tempat terpisah Kakanwil Kemenkumham Sumut, Budi Sulaksana, memastikan arsip napi tidak ada hilang atau musnah terbakar dalam kasus kerusuhan di Lapas Tanjunggusta Medan.


“Para napi yang nantinya akan mendapatkan remisi pada Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1434 H dan tidak terganggu. Semua berkas sudah ada pertinggal di Kantor Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut dan Dirjen Kemenkumham RI,”tutupnya.


MARKAS BRIMOB


Aparat Polda Sumut baru berhasil menangkap 5 narapidana kasus teroris yang kabur dalam peristiwa kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Tanjunggusta Medan, Kamis 11 Juli lalu. Para napi kasus teroris tersebut akan ditahan di Markas Brimob Polda Sumut


Kelima napi teroris tersebut masing-masing Anton Sujarwo alias Supriyadi, Abu Azam alias Zumirin alias Sobirin, Jaja Miharja alias Ashim, Syafrizal dan Gema Ramadhan.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso, mengungkapkan kelima napi kasus terorisme yang tertangkap tersebar di beberapa Polres yakni Polres Langkat, Polres Belawan dan Polresta Medan.


“Untuk pertimbangan keamanan, nantinya mereka akan ditempatkan di tahanan Satuan Brimob Sumut di Medan,” kata Heru kepada wartawan di Medan, Sabtu (13/7).


Sementara informasi yang berkembang ada 10 napi teroris yang belum ketangkap.


Kepala LP Tanjunggusta Muji Raharjo menyatakan dari 2.636 orang napi yang berada di LP Tanjunggusta, sebanyak 212 napi berhasil melarikan diri. Hingga saat ini 97 narapidana berhasil ditangkap kembali termasuk 5 orang teroris. (samosir)


Teks : Petugas membersihkan puing bekas rusuh di LP Tanjung Gusta



Fortuner Yang Ditangkap PJR Ternyata Hasil Rampokan




Minggu, 14 Juli 2013 10:03:43 WIB




tunerpok147

JAKARTA (Pos Kota) – Dari hasil pemeriksaan penyidik Subdit Ranmor Polda Metro Jaya , mobil Toyota Fortuner yang diamankan dari seorang pria bernama Aswir, 40, di Lampu Merah, Cilandak, ternyata merupakan hasil rampokan. Mobil mewah tersebut dirampok Aswir bersama 4 orang temannya yang kini masih diburu polisi.


“Mobil dirampas di kawasan Pacific Place SCBD Jakarta Selatan dari seseorang,” ungkap Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Arie Ardian. Namun, ia belum menjelaskan identitas korban.


Ia mengatakan, sang sopir kini dalam pemeriksaan intensif oleh penyidiknya dan belum banyak memberi keterangan. Namun, pengakuan sementara bahwa mobil tersebut dirampas dengan empat orang temannya.


“Pelaku ada lima orang. Pemilik dan mobil dibawa ke tol, di kawasan Bekasi pemilik diturunkan, lalu mereka kabur menuju tol Kampung Rambutan – Pondok Indah dan keluar di Cilandak,” ungkapnya.


Kemudian, lanjutnya, di lampu merah Cilandak diamankan oleh petugas PJR Polda Metro Jaya.

Saat itu, katanya, empat orang teman sopir kabur meninggalkannya. “Sekarang tim mengejar empat orang lagi,” ungkapnya. (Yahya)



Polisi Imbau Jangan Mudik Pakai Motor




Minggu, 14 Juli 2013 09:59:06 WIB




diktor147

JAKARTA (Pos Kota) – Akibat banyak terjadi kecelakaan, petugas mengimbau warga yang ingin mudik tidak menggunakan kendaraan roda dua. Terkait hal itu. Korps Lalulintas Mabes Polri bersama Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya menggelar sosialisasi mudik tanpa sepeda motor di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (14/7) .


Kepala Korps Lalulintas Mabes Polri, Irjen Pudji Hartanto mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi operasi patuh dan operasi ketupat untuk menjaga keselamatan masyarakat, terlebih menjelang mudik lebaran bagi pengendara sepeda motor.


“Bagi calon pemudik, kami imbau tidak menggunakan sepeda motor dalam mudik nanti,” kata Pudji. Dikatakan oleh Pudji, kegiatan ini mengingat hasil evaluasi operasi patuh jaya dan operasi ketupat tahun lalu dimana angka kecelakaan sepeda motor cukup tinggi.


“Tahun lalu kecelakaan sepeda motor cukup tinggi sekitar 30 persen, nah kita tidak mau tahun ini meningkat lagi angkanya,” terang dia.


Maka dari itu, kata Pudji, pihak Kepolisian meminta masyarakat tidak menggunakan sepeda motor ketika mudik nanti. (Yahya)


Teks : Polisi sosialisasi agar warga tidak mudik pakai motor



Polisi Usut Penembakan Dua WNA di Apartemen Mediterania




Minggu, 14 Juli 2013 09:54:05 WIB




meditembak147

JAKARTA (Pos Kota) – Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penembakan yang menimpa dua pria warga asing di Apartemen Mediterania, lantai 15, Tanjung Duren, Jakbar, Sabtu (12/7) malam. Sampai saat ini petugas masih melacak siapa pelaku penembakan tersebut.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan kedua korban penembakan diketahui atas nama Muhammad, warga Negara Sieraleon yang menderita luka tembak di lengan kanan serta Adelusi Oludare, warga Negara Nigeria yang mengalami luka tembak di lengan dan kaki. “Terkait siapa pelaku penembakan masih kita selidiki,” katanya. (Yahya)



Kecelakaan dan Tawuran Warnai Jakarta dan Sekitarnya




Minggu, 14 Juli 2013 09:50:32 WIB




wuranlak147

JAKARTA (Pos Kota) – Satu orang meninggal dunia dan tiga luka- luka dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi di wilayah Polda Metro Jaya sepanjang Sabtu (12/7) malam hingga Minggu (13/7) dinihari tadi. Sementara itu berlangsung dua aksi tawuran yang melibat dua kelompok remaja daerah Tangerang Kota dan Depok menjelang sahur.


Sahril, 65, menemui ajal setelah ditabrak sepeda motor B 6786 PBS di Jalan Palmerah Utara, Jakbar sekitar pk.03.14. Diduga kecelakaan itu terjadi saat korban berniat menyebrang di kawasan tersebut.


Berikut data tiga peristiwa kecelakaan lainnya yang dihimpun TMC Polda Metro Jaya :


Pk. 00.23 . Dua penumpang sepeda motor menderita luka akibat terhimpit trailer B 9214 OD saat melintas di Jalan Jampea, Koja, Jakut.


Pk. 01. 14. Sepeda motor B 5049 XA ditabrak Toyota Avanza B 1025 BJD di Jalan Boulevard Raya arah Lampu Merah Pulo Mas, Kelapa Gading. Korban yang menderita luka dibawa ke RS Mediros, Kelapa Gading.


Pk. 03.12. Mobil Avanza B 1759 WFR mengalami kecelakaan di KM 39.00 Tol Jakarta arah Bogor. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. (Yahya)



Sudah 85 Napi Tanjung Gusta Ditangkap Kembali




Minggu, 14 Juli 2013 00:47:24 WIB




85mapi

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 85 narapidana LP Tanjung Gusta, Medan, yang melarikan diri berhasil kembali diseret ke penjara. Dengan tertangkapnya kembali puluhan narapidana itu, berarti masih ada 127 dari 212 tahanan LP setempat yang kabur saat kerusuhan terjadi.


Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Kombes Rana S Permana, mengatakan, ke 85 napi yang berhasil diamankan itu yakni 72 orang ditangkap Polri, sembilan orang menyerahkan diri, dan empat sisanya ditangkap oleh petugas lapas. “Berdasarkan apel terakhir yang dilakukan Lapas Tanjung Gusta dan Polresta Medan, dari 212 narapidana yang melarikan diri, 85 orang telah berhasil diamankan,” katanya, Sabtu (13/7).


Dari 85 orang yang diamankan itu, lima orang merupakan narapidana kasus terorisme, 34 narapidana kasus tindak pidana umum, dan 46 narapidana kasus narkoba. “Untuk narapidana kasus terorisme, sebenarnya ada 14 orang. Lima orang masih ada di lapas, sedangkan sembilan orang melarikan diri,” kata Rana.


Dari sembilan orang itu, lanjut Rana, lima orang napi terorisme sudah berhasil ditangkap, sedangkan sisanya empat orang masih dalam pengejaran.

Rana mengatakan, pihak kepolisian beserta TNI dan Lapas Tanjung Gusta masih terus berkoordinasi untuk melakukan penangkapan terhadap narapidana yang masih melarikan diri.


Tiga Napi Tewas


Sementara itu Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar menjelaskan jumlah narapidana di Tanjung Gusta sebanyak 2.599 orang dan 212 terdata kabur, namun 85 berhasil diamankan kembali.

Boy menyebutkan, dalam kerusuhan itu, sebanyak tiga orang napi dan dua orang sipir tewas.


Khusus untuk tahanan teroris, kata Boy, yang mendekam di LP tersebut berjumlah 14 orang. “Saat kerusuhan yang bertahan di lapas lima orang, sedangkan yang melarikan diri sebanyak sembilan orang. Namun sudah tertangkap lima orang, sedang empat orang lagi masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Boy. (Yahya)



Mobil Ditumpang Pebalab Moreno Nyungsep ke Parit




Minggu, 14 Juli 2013 00:42:03 WIB




moreno137

SURABAYA(Pos Kota)- Mobil yang mengangkut rombongan pembalap nasional Moreno Suprapto terguling di Jalan Dusun Rowotarate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (13/7)sore.


Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, mobil jenis Kijang Inova Nopol W 803 B rusakpada bagian bamper kiri. “Korban selamat. Saat kejadian, mobil menghindari truk dan tergelincir hingga masuk parit,” ungkap Cahyono, penumpang dalam mobil bersama rombongan Moreno.


Dikatakanya, kedatangan Moreno untuk memberikan bantuan pada warga di Desa Sitiarjo pasca diterjang banjir bandang. Sejak siang, rombongan Moreno sudah tiba di Dusun Rowoterate. Kecelakaan itu terjadi setelah mobil hendak pulang. Ditengah jalan, mobil yang disopiri Nono, berpapasan dengan truk.”Jalan masih licin karena banjir. Mobil bermaksud menghindari truk. Tapi justru tergelincir,” tegasnya.


Kunjungan Moreno ke daerah bencana, bukan dalam rangka politis. Meski Moreno saat ini tercatat sebagai Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerindra untuk Dapil Jatim V Malang Raya, ia sengaja datang sebagai pribadi untuk memberikan bantuan pada warga terdampak bencana di Sitiarjo.


Selain Moreno, Mobil yang dikemudikan oleh Nono itu juga ada dua wartawan dari RRI Malang, Ferry dan wartawan Harian Bhirawa Cahyono, serta satu warga Sitiarjo sebagi penunjuk jalan. “Jalannya licin. Syukurlah kita semua selamat,” ucap Moreno.(nurqomar)



Hamil, Siswi SMK Dibunuh




Minggu, 14 Juli 2013 00:37:31 WIB




saudarah137

SURABAYA(Pos Kota) – Rizta Fransiska,17, siswi SMKN 1 Ponorogo ditemukan tak bernyawa di selokan, tepat di bawah lantai sesek (anyaman bambu) warung tenda tepi Jalan Raya Ponorogo-Solo KM 11, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur Sabtu (13/7).


Saat ditemukan, mayat siswi Jurusan Multimedia Kelas XII SMKN 1 Ponorogo ini terbalut jaket merah dan baju putih serta celana jins. Lebam di wajah dan sekujur tubuh berlumuran darah. Di bagian dada ke perut terdapat batu berdiameter lebih dari 60 cm.


Diduga korban dibunuh. Tragisnya dari hasil autopsi korban juga dalam keadaan berbadan dua atau hamil kurang lebih lima bulan. “Diduga mayat yang ditemukan adalah korban pembunuhan. Tentang pelaku dan motif masih didalami,” ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan, Sabtu (13/7).


Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebilah pisau berukuran sekitar 40 cm. Kedua benda ini langsung diamankan di Mapolres Ponorogo setelah jasad Rista dievakuasi. Rizta tercatat sebagai warga Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, sekitar 3 km sebelah timur lokasi pembunuhan.


AKBP Iwan Kurniawan, mengatakan, dugaan sementara, pembunuhan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku. Sebab, batu berukuran besar yang berada di atas tubuh korban cukup berat untuk diangkat oleh satu orang sendirian. “Mungkin saja, tapi kita belum bisa menyimpulkan seperti itu. Mungkin saja itu untuk mengaburkan modus pembunuhan yang sebenarnya,” katanya.


Sementara itu dari informasi yang diperoleh wartawan pembunuhan tersebut dilakukan di warung yang berada tidak jauh dari TKP ditemukannya mayat ABG tersebut. Hal tersebut diperkuat dengan adanya bercak darah di dalam warung tersebut.(nurqomar)



Rumah Tertimbun Longsor Saat Buka Puasa




Minggu, 14 Juli 2013 00:29:45 WIB




sorlongneh137

SUKABUMI (Pos Kota) – Dua rumah warga di Kampung/Desa Batununggal RT 03/04, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, rusak tertimbun tebing longsor, Sabtu (13/7) malam. Kendati tak memakan korban, bencana tersebut mengakibatkan dua warga terluka dan kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kini, penghuni kedua rumah rusak tersebut terpaksan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.


Bencana longsor tersebut terjadi sekira pukul 18.45 WIB ketika kedua penghuni rumah usai berbuka puasa hari hari keempat. Saat terjadi longsor, wilayah tersebut tengah diguyur hujan sejak siang hari. Tiba-tiba tebing setinggi dua meter dengan lebar 15 meterpersegi ambruk karena tak kuat menahan volume air hujan.


Kedua rumah itu yakni milik, Dadun, 46n dan Ujang, 51. Kedua rumah itu rusak di bagian dapur dan tempat tidurnya. Akibatnya, dua orang yakni Nur Ajijah, 14, mengalami luka memar di bagian kepala, sementara Abdul Azis, 6, mengalami luka di bagian hidung dan telinga hingga mengeluarkan darah.


Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan intensif. Kini, penghuni kedua rumah tersebut sudah mengungsi ke tetangganya karena khawatir terjadi longsor susulan. (sule)



Diduga Kestrum, Tewas di Depan Ruko




Minggu, 14 Juli 2013 00:24:11 WIB




yatruko137

SERANG (Pos Kota) – Sosok mayat ditemukan tewas di depan sebuah rumah toko (ruko) di daerah Kebon Jahe, Kota Serang, Sabtu (13/7) malam. Pria yang belum diketahui identitasnya ini diduga tewas akibat terkena sengatan listrik. Untuk memastikan penyebab kematian korban, mayat dilarikan ke RSUD Serang.


Kapolsek Serang, Kompol Dani Gumilar membenarkan peristiwa temu mayat tersebut. Menurut Kapolsek, mayat ditemukan sekitar pukul 22:00 WIB, pada saat ditemukan, suasana Kota Serang diguyur hujan lebat. “Untuk keterangan lebih lanjut, kita masih menunggu hasil visum tim dokter rumah sakit,” terang Kompol Dani dihubungi poskotanews.com. (haryono)



Pasar Majestic, Bau, Becek, Banyak Kubangannya, Tidak Enak




Sabtu, 13 Juli 2013 23:10:06 WIB




Ps Majestic Kubangan-n

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Kondisi jalan di sekitar Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikeluhkan banyak pengunjung dan pedagang. Seringkali akses di dalam pasar semi modern ini becek setiap habis diguyur hujan.


Ps Majestic Kubangan04


“Emang banyak nih kubangannya. Kadang bau airnya gak enak, saya jadi geli,” keluh Ica, 39, ibu rumah tangga yang biasa berbelanja bahan tekstil di pasar tersebut.


Selain banyaknya kubangan, parkir kendaraan pun terlihat semrawut. Meski telah disediakan lokasi parkir di dalam Plaza Mayestik, namun masih banyak pengendara yang memarkirkan kendaraannya langsung di depan toko di luar plaza. Akibatnya, akses jalan di luar Plaza Mayestik itu pun menyempit hingga tak jarang menimbulkan kemacetan.


Ps Majestik Kubangan<br /><br /> 03


Petugas menguras air yang menggenangi jalan di sekitar Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7). (yulian)


“Ya, semoga segera ada perbaikan. Minimal jalanannya dibagusi, biar ga ada lagi kubangan,” harap Surya, 35, pedagang pakaian. “Kalau pasarnya gak becek, pembeli pun akan semakin ramai. Terlebih sebentar lagi Lebaran,” tambahnya.


Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, mengaku belum mengetahui kondisi tersebut. Hal itu karena dirinya belum lama bekerja sebagai humas di PD Pasar Jaya. Meski begitu, dirinya berjanji bakal segera meninjau lokasi pasar.


“Akan kami cek dahulu, bila memang jalannya perlu diperbaiki akan segera dilakukan,” janjinya.


Agus menambahkan, pasar tersebut sebenarnya baru saja dibenahi pertengahan tahun lalu. Pembenahan terutama dilakukan di bangunan utama, yakni Plaza Mayestik.


Pos Kota memantau, di plaza berlantai 10 itu, sudah dilengkapi eskalator, lift dan pendingin ruangan. Pasar seluas 6.905 meter persegi itu didominasi oleh penjahit, penjual bahan kain, obat, kosmetik, pakaian dan kebutuhan sandang dan pangan.


“Jadi sekarang mestinya lebih membuat betah para pembeli, karena lebih rapi. Namun, kalau untuk jalanan di sekitar pasar, saya tidak tahu apakah tahun lalu ikut diperbaiki atau tidak,” ujarnya. (yulian/d)



PJR Amankan Fortuner Hasil Curian




Sabtu, 13 Juli 2013 20:48:29 WIB




Dikejar-kejar di Tol


pjrtol137

JAKARTA (Pos Kota) – Nobil curian Toyota Fortuner diamankan oleh petugas PJR Polda Metro Jaya saat melintas di Jalan Tol Kampung Rambutan, Jaktim, Sabtu (13/7) malam. Sempat terjadi saling kejar antara petugas dengan pelaku yang memilih tancap gas saat diminta berhenti.


Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Jazari mengatakan diamankannya mobil Toyota Fortuner B 1293 BKD itu berawal dari kecurigaan petugas PJR usai mengawal perjalanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Anggota kami mencurigai laju mobil Fortuner tersebut. Saat didekati petugas agar berhenti , mobil malah tancap gas bahkan nyaris menabrak anggota ,” ujarnya. Melihat hal itu, petugas kian curiga sehingga dilakukanlah pengejaran.


Diduga panik, pengemudi Fortuner sempat kehilangan kendali dan menabrak Toyota Avanza silver. “Pengejaran berakhir di kawasan Cilandak. Sopir Fortuner keluar dari mobil dan kabur namun berhasil kita amankan,” kata Jazari. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui bernama Aswir, 40. “Dia mengaku mobil itu dicurinya di kawasan SCBD. Kita belum tahu siapa pemilik asli Fortuner tersebut,”. (Yahya)


Ilustrasi



Senjata Laras Panjang dan Amunisi Milik Sipir Terbakar




Sabtu, 13 Juli 2013 18:51:55 WIB




Tanjung Gusta Terbakar-n

MEDAN (Pos Kota) – Beberapa senjata laras panjang dan pendek serta amunisi milik sipir musnah terbakar dalam kerusuhan dan kebakaran yang terjadi di LP Klas I Tanjunggusta Medan, dua hari lalu.


Senjata tersebut hangus bersama seluruh peralatan kantor. Demikian dikatakan Kepala Lapas Tanjung Gusta, Muji Raharjo, kepada wartawan, Sabtu (13/7). “Jumlah senjata terbakar belum kita data, karena kita masih fokus pada perbaikan-perbaikan bangunan dulu,” katanya.


Ditanya kemungkinan adanya senjata yang dikuasai oleh narapidana, Muji membantahnya. Ia memastikan tidak ada satu pun senjata yang dikuasai oleh narapidana berdasarkan puing senjata yang tersisa dalam kebakaran.


“Jadi tidak ada yang dikuasai napi, karena pasca kejadian senjata-senjata tersebut langsung menjadi fokus perhatian kami,”ujarnya.


Muji menyebutkan pasca peristiwa tersebut, saat ini situasi sudah normal. Aliran listrik sudah normal namun pasokan air masih belum normal.


SANTUNAN Rp.50 JUTA


Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Hukum dan HAM, Sumatera Utara, Budi Sulaksana menyebutkan mereka sudah menyiapkan dana santunan untuk diserahkan kepada keluarga korban 2 orang pegawai lapas yang tewas dalam kerusuhan dan kebakaran yang terjadi di LP Tanjung Gusta, Medan. Masing-masing korban akan mendatapkan dana santunan sebesar Rp25 juta.


“Masing-masing pegawai dari kemarin sudah mengumpulkan sumbangan, totalnya sudah mencapai 50 juta nanti diserahkan kepada keluarga kedua korban,” katanya.


Selain mendapat santunan, masih kata Budi, pihaknya juga sudah mengusulkan adanya kenaikan pangkat kedua korban yakni Ricardo Naibaho dan Bona Situngkir. Bona merupakan Kepala Seksi Registrasi, sedangkan Ricardo sebagai staf LP. (samosir/d)



Aktor Herman Ngantuk Meninggal Dunia




Sabtu, 13 Juli 2013 16:42:26 WIB




herman ngantuk

JAKARTA (Pos Kota) – Kabar duka datang dari aktor senior Herman Ngantuk. Bintang film dan sinetron yang berpenampilan khas itu, meninggal pada Sabtu, (13/7) Pukul 06.00 WIB, di kediamannya, Ciapus, Jakarta Timur.


Herman Ngantuk-BW


Kabar ini sendiri beredar melalui jejaring sosial dan Blackberry Messenger (BBM) siang tadi. Berikut isi pesan yang beredar tersebut;


“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Pulang ke Rachmattullah, alumni IKJ Jurusan Teater, “Herman Ngantuk” meninggal dunia, Sabtu 13 Juli 2013, jam 6 pagi dirumahnya, di Ciapus,” pesan BBM dari aktor Deddy Mizwar.


Jenazah Herman disholatkan dan dikebumikan pada sore harinya di Bogor, Jawa Barat.

Herman adalah seorang aktor layar lebar yang aktif di dunia hiburan sejak tahun 1960an.


Pria kelahiran 5 Februari 1951 ini pernah membintangi beberapa film, diantaranya, Kutukan Dewata (1970), Benyamin Brengsek (1973), Bercanda Dalam Duka (1981), Si Jagur (1982), Pertunangan (1985), dan Untuk Sebuah Nama (1985).


Sebelumnya, Herman sempat dirawat di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat, Tangerang akibat terserang stroke.


Kabar meninggalnya Herman Ngantuk, juga membuat aktor Mathias Muchus yang merupakan sahabatnya itu merasa kehilangan dan mengungkapkan tentang sosok Herman.


Mathias Muchus sendiri, merupakan teman kuliah Herman di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Bagi suami Mira Lesmana ini, Herman adalah seorang seniman yang sangat berdedikasi di dunia akting.


“Itu dia, teman kami seperjuangan saat di kampus IKJ. Dia teman lama kita saat di kampus. Dia sangat berdedikasi di dunia akting. Dia menekuni dunia akting sejak lama. Dahulu dia terjun ke dunia film, belakangan sudah tidak terlihat dan lebih ke sinetron, mungkin karena faktor kesehatannya,” ungkap Mathias Muchus melalui telepon genggamnya.


Saat mendengar kabar duka tersebut, Mathias sedang berada di Yogyakarta untuk syuting FTV sehingga berhalangan hadir ke kediaman Herman.


“Belum, tapi saya sudah menyampaikan belasungkawa lewat SMS. Saya sudah kirim SMS ke komunitas alumni IKJ. Posisi saya sedang di Yogyakarta syuting untuk sebuah FTV,” ujarnya

Herman Ngantuk yang selama ini dikenal sebagai seniman sekaligus sutradara itu memang telah cukup lama absen dari dunia depan layar.


Dalam karirnya di bidang seni peran, Herman telah bermain dalam berbagai film layar lebar dan serial sinetron. Debut pertamanya dalam duniai sinetron adalah serial Kisah Serumpun Bambu (1979). (mia/d)