Senin, 15 Juli 2013 21:54:13 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah tetap mengembalikan pengungsi Syiah yang kini berada di Rusun Sidoarjo ke tempat asalnya , setelah berakhirnya proses rekonsiliasi.
“Jadi penempatan pengungsi ini sifatnya sementara sambil menunggu proses rekonsiliasi,” papar Menko Bidang Polhukam Djoko Suyanto usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin sore.
Djoko mengatakan pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Jawa Timur saat ini sedang mengusahakan proses rekonsiliasi antara warga Syiah dengan masyarakat Sampang. Pemerintah sendiri menawarkan dua opsi.
“Proses rekonsiliasi sekarang sedang berjalan. Dan Pemda Jatim telah menunjuk Rektor IAIN Sunan Ampel sebagai leading sector untuk mengupayakan rekonsiliasi dan mempertemukan antara warga pengungsi dan masyarakat Sampang,” kata Djoko.
Rapat membahas khusus rekonsiliasi dan peningkatan pembangunan di Madura dan sekitarnya, dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan hadir pula Wapres Boediono, Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan lainnya.
Djoko menambahkan jumlah pengungsi ada 235 jiwa dengan 69 Kepala keluarga. Saat ini mereka ditempatkan di rumah susun di Sidoarjo setelah sebelumnya di Gedung Olah Raga (GOR) Sampang. (Johara)
Djoko Suyanto