Kamis, 25 April 2013 09:49:32 WIB
NYON (Pos Kota) – Hasil mengejutkan terjadi pada leg pertama babak semifinal Liga Champions pekan ini. Setelah Barcelona takluk dengan skor telak 0-4 dari Bayern Muenchen, kini giliran Real Madrid menyerah 1-4 dari Borussia Dortmund, Kamis (25/4) dinihari tadi.
Meski masih terlalu dini, faktanya kans terciptanya all Jerman di partai final cukup terbuka lebar. Hal itu cukup mengejutkan banyak pihak, kecuali pelatih Shakhtar Donetsk, Mircea Lucescu.
Jauh-jauh hari ia bahkan sudah memprediksi bakal tersajinya duel sesama klub Jerman, Borussia Dortmund kontra Bayern Munich pada partai final Liga Champions musim ini. Menurutnya, Dortmund punya modal tak terkalahkan dari Madrid di fase grup. Sementara gelar Bundesliga yang sudah diamankan Muenchen menjadi modal lebih bagi raksasa Bavaria itu untuk lebih mencurahkan perhatian penuh di Liga Champions.
“Real Madrid bukan favorit untuk memenangi gelar. Sebaliknya, Dortmund tim muda yang sangat bagus, yang sangat terorganisasi dan sangat siap secara fisik. Mereka memainkan sepak bola menyerang dan lini depan mereka terdiri dari Mario Gotze, Marco Reus, dan Robert Lewandowski yang semuanya sangat berbahaya,” kata pelatih asal Rumania itu yang juga sempat merasakan kedahsyatan Dortmund di babak 16 besar saat Shakhtar tersingkir dengan agregat 5-2.
“Sedangkan Muenchen telah menjuarai Bundesliga, mereka bisa fokus ke Liga Champions. Mereka memiliki skuat hebat dengan tingkat persaingan luar biasa di setiap posisi, sementara Barcelona sangat bergantung pada performa Lionel Messi di lapangan,” lanjutnya seperti dikutip Sport.
Apapun itu, pernyataan Lucescu bisa menjadi pertimbangan. Dua raksasa Spanyol, yang sering dikaitkan dengan dua tim terbaik dunia itu, akhirnya tumbang di tanah Jerman. Muenchen sanggup melumat Barcelona 4-0 di Allianz Arena, sementara Dortmund menggilas Madrid 4-1 di Signal Iduna Park. Akibatnya, situasi itu membuat Barcelona dan Madrid memang sudah sulit untuk melaju ke final Liga Champions musim ini.
Barcelona setidaknya menang 5-0 untuk membalikkan keadaan di Camp Nou, Kamis (2/5) dinihari mendatang. Sedangkan Madrid wajib menang tiga gol tanpa balas di Santiago Bernabeu, Rabu (1/5) dinihari, atau sehari sebelumnya. Mungkinkah duel Jerman akan mewarnai partai final seperti yang dilontarkan Lucescu ? Atau justru tim Spanyol yang membuat keajaiban dengan melaju ke Wembley ? Semua itu akan terjawab pada episode kedua di tanah Spanyol, tengah pekan mendatang.
(junius/sir)