Kamis, 7 November 2013 07:20:00 WIB
PENJARINGAN (Pos Kota) – Sejumlah warga di Jalan Pluit Selatan, samping Apartemen Laguna, kawasan Waduk Pluit, mulai membongkar bangunan miliknya. Di lokasi ini ada 66 unit bangunan liar yang harus dikosongkan, Rabu (6/11).
“Apa boleh buat, kami membongkar sendiri agar materialnya bisa dipakai lagi. Kalau dibongkar petugas jadi hancur-lebur,” ujar Rahmadi pemilik bangunan semi-permanen. Puluhan warga membongkar sendiri disaksikan Camat Penjaringan Rusdiyanto, didampingi Wakil Camat Yani Wahyu dan Lurah Pluit Tahta Yujang.
Wakil Camat Penjaringan, mengatakan, penertiban bangunan dalam rangka menegakkan Perda Ketertiban Umum dan normalisasi Waduk Pluit di wilayah Kelurahan Pluit dan Penjaringan. Pihak kelurahan sebelumnya sosialisi ditindaklanjuti surat perintah bongkar (SPB) yang berlaku hingga Rabu (6/11), kemarin. “Bagi yang belum membongkar, silakan melakukan secepatnya daripada dibongkar paksa petugas,” tandas Yani.
Ke-66 bangunan di atas saluran air maupun trotoar itu sudah lama diprotes warga namun baru kali ini dapat direalisasi. “Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Utara yang telah melakukan penertiban di kawasan Waduk Pluit berlangsung kondusif,” kata HM Makmun, tokoh warga Penjaringan.
TAK PILIH KASIH
Koordinator Normalisasi Waduk Pluit, Ir HR Heryanto menambahkan dalam penertiban ini petugas tidak pilih kasih. “Kami ingatkan kepada seluruh warga agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan kawasan Waduk Pluit karena seluruh bangunan liar akan ditertibkan,” kata Heryanto sambil menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah membongkar sendiri.
Proyek Waduk Pluit yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan pihak terkait lainnya adalah untuk antisipasi banjir sekaligus meningkatkan keindahan kota. Dalam proyek ini semua peruntukan akan dikembalikan seperti semula bahkan lebih bagus.
Contohnya, permukaan waduk yang dangkal, mulai diperdalam agar lebih banyak menampung debit air. Kawasan taman yang sempat bertahun-tahun didirikan bangunan liar dikembalikan menjadi taman dan sarana olahraga yang dilengkapi pembuatan jalan melingkari waduk. “Proyek ini demi kepentingan masyarakat yang lebih luas,” papar Heryanto. (joko/ak)
Teks : Warga kawasan Waduk Pluit, Kelurahann Pluit, membongkar sendiri bangunan miliknya.