Lagi, Calon Kapolri Laporkan Kekayaan ke KPK




Jumat, 26 Juli 2013 16:44:17 WIB




KPK lobby

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kedatangan dua petinggi Polri yang ingin menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jumat (26/7).


Mereka adalah Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol), Komjen Budi Gunawan, dan Asisten Operasi Kepala Polri, Irjen Badrodin Haiti.


Keduanya datang secara bergiliran. Budi Gunawan tiba lebih dulu sekitar pukul 09:10 dengan mengenakan batik oranye. Selang 10 menit kemudian giliran Badrodin Haiti yang menyusul dengan mengenakan seragam dinasnya.


Keduanya pun kompak irit bicara terhadap wartawan. Saat ditanya maksud kedatangannya, Komjen Budi hanya menjawab, “Cuma menyerahkan LHKPN.” Demikian pula Irjen Badrodin. Keduanya juga enggan membeberkan total harta kekayaan yang mereka miliki.


Dengan datangnya kedua petinggi Polri itu berarti sudah ada enam orang yang hadir melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Pada hari-hari sebelumnya, telah lebih dulu datang Kepala BNN, Komjen Anang Iskandar, Kapolda Bali, Irjen Arif Wachyunadi, Kabareskrim, Komjen Sutarman, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayu Seno.


Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, penyerahan laporan harta kekayaan para petinggi Polri ini merupakan agenda permintaan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka menjaring atau memilih kandidat pimpinan Polri.


“Kompolnas meminta KPK untuk melakukan verifikasi harta kekayaan penyelenggara negara dalam hal ini adalah kandidat-kandidat pimpinan Polri,” ujarnya di kantor KPK, Rabu (24/7) sore.


Johan memaparkan, ada sembilan kandidat Kapolri yang diagendakan melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Susunan jadwal untuk para kandidat Kapolri itu telah ada di Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. “Jadi selama dua minggu. Minggu ini sama Minggu depan,” tuturnya.


Penelusuran Pos Kota, tiga petinggi Polri lainnya yang diagendakan datang menyerahkan laporan harta kekayaannya itu adalah mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, Wakil Kepala Badan Reserse, Inspektur Jenderal Anas Yusuf, dan Kepala Divisi Teknologi Informasi Polri, Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya. Mereka mendapat giliran pada Senin (29/7). (yulian/d)