Jalan di Daerah Banyak Rusak




Minggu, 22 September 2013 00:43:47 WIB




ilusjalan

SETIABUDI (Pos Kota) – Banyak ruas jalan di daerah elit Jakarta Selatan rusak. Tidak hanya berlubang dan aspalnya bergelombang, namun juga gelap gulita. Seperti di Jalan Arteri Pondok Indah dan Jalan Kuningan Persada, tepatnya di depan Hotel Royal Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Sudah setahun rusak, jalan itu tak juga diperbaiki.


“Jalan ini kan banyak dilintasi pengendara, jadi jelas berbahaya karena jalan banyak lubang dan bergelombang,” kata Ali, 29, pengendara sepeda motor, Sabtu (21/9).


Pemantauan Pos Kota, selain badan jalan tidak mulus, penerangan jalan pun minim. Padahal jalan tersebut berada di sekitar hotel dan gedung perkantoran yang kerap dilintasi kendaraan mewah.


Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Kawi, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi. Satu-satunya penerangan di lokasi ini hanya ada di ujung jalan. Itu pun tampak remang-remang. Selain minim penerangan, jalan di belakang Apartemen Kuningan Place ini juga rusak parah.


Tak sedikit aspal yang telah terkelupas sehingga membuat permukaan jalan bergelombang. Akibatnya, banyak debu berterbangan ketika kendaraan melintas.


Di sekeliling jalan sepanjang kurang lebih 50 meter dan lebar sekitar 4-5 meter itu banyak terdapat tanah kosong yang ditumbuhi ilalang. “Kalau malam banyak pemuda yang berpacaran di pinggir jalan. Malahan sampai ada yang bermesraan di balik sepeda motornya,” kata Jamal, petugas keamanan di salah satu perkantoran sekitar.


URUSAN PENGEMBANG


Wakil Camat Setiabudi, Djohari, mengatakan keluhan perbaikan jalan sudah lama disampaikan warga. Namun, menurutnya, masalah tersebut merupakan kewenangan pengembang.


“Pengembang mestinya turut aktif merawat dan memelihara serta memperbaiki infrastruktur di komplek yang mereka bangun. Termasuk menjaga keamanan lingkungan sekitar, salah satunya dengan memberikan penerangan,” imbuhnya.


Di tempat terpisah, warga juga meminta perbaikan jalan di Jalan Arteri Pondok Indah, tepatnya di terowongan dekat Gandaria City. “Sudah 1 tahun rusak dan tidak perbaikan. Jadi menimbulkan macet dan membahayakan pengguna jalan,” kata Khristian, warga. (yulian/yp)