Jumat, 23 Agustus 2013 18:35:24 WIB
DEPOK (Pos Kota) – Akibat menodongkan pisau kepada anggota polisi, Junaidi, 26, nyaris dikeroyok warga di atas jembatan kali Ciliwung Jalan Juanda, Kemiri Muka, Beji Kota Depok, Jumat (23/8) pukul 14:00.
Beruntung nyawa pemuda asal Bengkulu ini diselamatkan petugas Polsek Beji yang datang ke lokasi dan mengamankan pelaku ke Polresta Depok.
Kejadian yang sempat menyita perhatian orang banyak hingga membuat macet Jalan Juanda itu terjadi akibat kesalahpahaman dengan anggota Brigadir Djoko Suarso anggota Sabara Polsek Beji, menegur pelaku karena menggunakan motor berlawanan arah.
Saat ditegur, Junaidi sempat ngotot dan mengeluarkan pisau dapur dari tas dan mengancam anggota. “Saya hanya menegur, malah pelaku marah ke saya dan menodongkan pisau. Reflek langsung saya pukul tangannya yang memegang pisau bergagang biru,”ujar Djoko kepada Pos Kota di lokasi kejadian. Atas aksi nekatnya tersebut, sekarang pelaku diamankan ke Polresta Depok.
Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Syah Johan mengatakan pengakuan Junaidi bekerja sebagai debtcolletor (penagih utang). “Polisi menyita motor Yamaha Mio hijau B 3233 NPW dan pisau dapur yang digunakan buat mengancam juga disita,”ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku terancam undang-undang darurat kepemilikan senjata tajam di muka publik. (Angga)
Teks : Anggota sabara (kiri jekat kulit hitam) bersama warga mengamankan seorangg debcollector (jongkok) karena kedapatan membawa pisau. (Angga)